Rabu, 03 Februari 2016

Mencegah Bahaya Deman Berdarah Pada Anak

Waspada DBD (Demam Berdarah) Menyerang Anak Anda

DBD atau demam berdarah tergolong pada penyakit yang sangat berbahaya jika tidak segera di tangani, nyeri yang sangat luar biasa seolah-olah bisa sampai ketulang-tulang, tingkat resiko sangat umum dan menyerang siapa saja baik bayi, balita, batita, anak-anak, remaja, dewasa dan lanjut usia meraka semua beresiko sama bisa mengalami dbd.
Penyebab dbd tersendiri adalah gigitan nyamuk yang akan menimbulkan gejala demam tinggi dengan suhu mencapai 41 derajat celcius. Penyakit DBD ini bisa menular ke siapa saja tanpa harus digigit oleh nyamuk tersebut, melainkan melalui penderita, lingkungan, udara.

Ada beberapa kondisi DBD yang harus segera perawatan agar tidak membahayakan nyawa. Kondisi tersebut dikenal sebagai DBD berat. Berikut ini adalah sejumlah tanda atau gejala dari DBD berat:
  1. Tubuh sangat terasa lelah dan lesu sama seperti penderita anemia atau liver.
  2. Demam yang sering naik turun.
  3. Nyeri pada perut secara berkelanjutan.
  4. Sering mual dan muntah.
  5. Pembengkakan organ hati yang dapat terlihat dari luar tubuh dan terasa sakit bila disentuh.
  6. Darah yang keluar melalui hidung, muntah, bahkan melalui air seni dan tinja.
Komplikasi lainnya yang masih berkaitan dengan DBD adalah darah rendah dan dengue shock syndrome. Berikut ini adalah sejumlah gejalanya:
  1. Denyut nadi yang cepat dan lemah.
  2. Mulut yang terasa kering.
  3. Kulit yang terasa lembap dan dingin.
  4. Napas yang terengah-engah.
  5. Frekuensi buang air kecil yang menurun.
Beberapa Cara Mencegah Penyakit DBD

Meski hingga saat ini belum ada vaksin yang bisa menangkal DBD, namun beberapa langkah pencegahan penyakit ini bisa Anda lakukan, diantaranya:
  1. Selalu memperhatikan kebersihan rumah atau lingkungan sekitar rumah Anda, misalnya dengan penyemprotan pembasmi nyamuk.
  2. Membersihkan bak mandi dan menaburkan serbuk abate agar jentik-jentik nyamuk mati.
  3. Menutup, membalik, atau jika perlu menyingkirkan media-media kecil penampung air lainnya yang ada di rumah Anda.
  4. Memasang kawat anti nyamuk di seluruh ventilasi rumah Anda.
  5. Memasang kelambu di ranjang tidur Anda.
  6. Memakai anti nyamuk, terutama yang mengandung N-diethylmetatoluamide (DEET) yang terbukti efektif. Namun jangan gunakan produk ini pada bayi yang masih berusia di bawah dua tahun.
  7. Mengenakan pakaian yang cukup bisa melindungi Anda dari gigitan nyamuk.
Beberapa gejala DBD yang harus diwaspadai:
  1. Menggigil, Sakit kepala
  2. Munculnya bintik-bintik merah pada kulit
  3. Sakit tenggorokan, Hilang nafsu makan
  4. Nyeri pada perut dan mual-mual
  5. Wajah yang berwarna kemerahan
  6. Nyeri hebat pada otot-otot punggung bawah, lengan, hingga kaki
  7. Nyeri hebat pada tulang dan sendi
  8. Rasa sakit bagian belakang mata
  9. Pendarahan yang tidak wajar, seperti gusi berdarah, mimisan, atau darah pada air seni
Jika segera diobati, gejala ciri ciri penyakit demam berdarah tersebut biasanya reda dalam waktu beberapa minggu. Sesudah mereda, biasanya pasien akan butuh waktu beberapa minggu lagi untuk sembuh total. Umumnya penderita DBD akan merasa sangat lelah ketika gejala penyakit tersebut mereda.

Sebaiknya jiga anda mengalami gejala tersebut maka disarankan segera lakukan pengecekan agar kondisi tidak terlambat untuk ditangani, sedini mungkin wajib bagi kita semua mencegah dan mengobati demam berdarah secara alami yaitu dengan memperhatikan beberapa langkah dan cara mencegah penyakit dbd untuk mengurangi resiko terserangnya dbd dan komplikasi dbd.

Rekomendasi Pengobatan Deman Berdarah
Dengan Obat Herbal Ace Maxs Yang Ampuh

obat alternatif usus buntu

Informasi Lebih Lengkap Klik Dibawah Ini

!!!! >>>> Obat Alternatif Demam Bedarah <<<< !!!!
  
Info Lebih Lanjut bisa hubungi Customer Service Kami

No. Hp : 0852-2182-6910


Lakukan Cara Pencegahannya Dan Hindari Anak Anda Dari DBD


Share this article with your friends

0 komentar:

Poskan Komentar