Selasa, 02 Februari 2016

Mengalami Batuk Batuk? Apa Itu Bahaya Kenali Perbedaan Penyakitnya

Mencegah Bahaya Penyakit Batuk Batuk
Yang Berkepanjangan

Sebenernya batuk tersendiri adalah respon pada tubuh kita yang sangat wajar untuk menetralisir semua kotoran seperti debu, asap, polusi atau hal-hal lain yang menjadi racun pada pernafasan kita, untuk mencegah iritasi pada pernafasan kita. Batuk pada umumnya akan hilang pada beberapa minggu dan tidak memerlukan penanganan yang berlebihan tetapi kebiasan kita semua jika terjadi batuk seringkali membuat ramuan tradisional herbal yang manual seperti lemon dengan madu hal ini sangat membantu untuk menyembuhkan batuk ringan.

Jenis-jenis batuk ada dua yaitu batuk kering dan batuk berdahak. Batuk kering biasanya diawali rasa gatal pada tenggorokan dan hal tersebut memicu batuk. Otak menganggap peradangan di tenggorokan dan saluran pernapasan bagian atas sebagai kondisi yang asing dan berusaha menghilangkannya dengan batuk. Karena itu, pilek atau flu bisa memicu batuk. Dalam kasus yang berdahak, batuk-batuk justru sangat membantu karena akan mengeluarkan dahak dari saluran paru-paru. 

Batuk berdahak terjadi saat paru-paru mengalami infeksi sehingga menghasilkan dahak lebih dari kadar normal. Akibatnya terdapat dahak pada tenggorokan yang keluar saat batuk. Batuk berdahak umumnya disebabkan oleh pilek, radang paru paru basah dan sinusitis, namun kondisi ini dapat juga menjadi gejala penyakit bronkitis kronis , gagal jantung, dan asma. Makin lama batuk menetap, maka makin tinggi risiko mendapat penyakit yang lebih serius. Kondisi ini lebih berisiko terjadi pada perokok dan orang yang memiliki kekebalan tubuh rendah seperti bayi, balita, anak-anak.

 Mencegah Resiko Penyakit Batuk Berdahak Yang Tak Kunjung Sembuh

Jika Anda batuk lebih dari tiga minggu akibat infeksi virus atau jika batuk Anda bertambah parah, konsultasikanlah kepada dokter. Begitu juga jika Anda mengalami kesulitan bernapas, sakit dada, atau batuk berdarah, segera periksakan diri anda. Anda akan dirujuk ke dokter spesialis paru dan pernapasan jika dokter Anda tidak yakin mengenai penyebabnya. Dokter bisa menganjurkan pemeriksaan berikut:
  1. Mengambil sampel dahak Anda untuk menentukan jenis antibiotik yang akan diberikan.
  2. Rontgen dada untuk memeriksa entah Anda mengalami infeksi paru-paru.
  3. Spirometri (menarik dan menghembuskan napas lewat tabung yang terhubung dengan mesin) untuk memeriksa entah Anda memiliki penyakit saluran pernapasan.
  4. Tes alergi untuk memeriksa entah batuk Anda diakibatkan sesuatu yang memicu alergi, misalnya tungau debu.

Penyebab Batuk Yang Harus Diwaspadai

ISPA Infeksi saluran pernapasan akibat virus adalah penyebab utama bagi sebagian besar orang yang batuk. Selain infeksi, penyebab batuk meliputi:
  1. Penyakit jangka panjang yang kambuh, misalnya asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), atau bronkitis kronis.
  2. Rinitis alergi, misalnya alergi terhadap serbuk sari (hay fever).
  3. Penyakit refluks gastroesofagus karena iritasi dan luka akibat asam lambung.

Meski faktor-faktor di atas tetap bisa menjadi gejala awal dari ciri ciri penyakit batuk yang menyebabkan batuk jangka panjang.

Mewaspadai gejala batuk rejan juga sangat penting, terutama pada anak-anak dan bayi. Gejala batuk rejan meliputi:
  1. Suara lengkingan di setiap tarikan napas dalam-dalam setelah batuk.
  2. Batuk berdahak bertubi-tubi dan intens yang mengeluarkan dahak kental.
  3. Kelelahan dan wajah merah karena terus batuk.
  4. Muntah pada bayi dan anak-anak.
Jika beberapa gejala terjadi pada anak anda serta keluarga segera lakukan pencegahan sejak dini mengurangi resiko penularan penyakit batuk agar kondisi tetap dalam kondisi yang sehat, ada beberapa tips cara mencegah dan mengobati batuk pada anak secara alami yaitu dengan:
  1. Perhatikan lingkungan, karena lingkungan menjadi salah satu faktor penyebab penyebaran virus, bakteri yang menyerang pernafasan
  2. Jagalah kebersihan rumah, cara ini mengurangi resiko terseragnya infeksi atau penyakit batuk yang berbahaya
  3. Perhatikan anak anda saat bermain, biasanya penularan batuk tidak akan terlihat karena melalui udara dan pernafasan.
  4. Cuci tangan, baik sebelum dan sesudah atau meskipun makannya pakai sendok tetap harus cuci tangan.
  5. Hindari asap, debu, polusi udara, dan rokok.
  6. Berkumur dengan air biasa atau air garam setidaknya 60 detik, tiga kali sehari.
  7. Perbanyak istirahat dan mengonsumsi cukup air mineral.
  8. Jaga suhu tubuh agar tetap hangat. Mandi dengan air hangat dapat membantu mengencerkan dahak.
  9. Hindari kontak dengan pengidap flu dan batuk lain.
9cara diatas akan membantu kita mengurangi resiko penularan penyakit batuk pada diri kita atau keluarga.

Rekomendasi Pengobatan Penyakit Batuk Pada Anak Yang Bekepanjangan


obat alternatif penyakit batuk pada anak

Informasi Lebih Lengkap Klik Dibawah Ini

!!!! >>>> Obat Alternatif Penyakit Batuk <<<< !!!!
  
Info Lebih Lanjut bisa hubungi Customer Service Kami

No. Hp : 0852-2182-6910


Cegah Penyakit Batuk Pada Anak


Share this article with your friends

0 komentar:

Poskan Komentar