Selasa, 02 Februari 2016

Nyeri Dan Sesak Didada Apa Itu Gejala Penyakit Jantung Koroner

Kenali Bahaya Penyakit Jantung Koroner
Dan Cegah Sejak Dini Gejalanya

Dalam tubuh terdapat organ vital yang memiliki fungsinya masih-masing diantaranya adalah paru paru, liver/hati, ginjal, usus serta jantung. Masalah yang sangat fatal apabila kita membiarkan dan menyepelakan adalah penyakit jantung, jantung tersendiri bisa disebut sebagai organ yang sangat sangat vital, maka dari itu banyak orang beranggapan penyakit jantung sama dan satu kategori yaitu serangan penyakit jantung, padahal penyakit jantung tersendiri memiliki jenis yang bervariasi.

Pahami Lebih Jauh Tentang Penyakit Jantung Koroner

Jantung koroner terjadi disebabkan oleh penumpukan plak di dinding pembuluh arteri, plak ini terbentuk oleh beberapa faktor dan kondisi riwayat penyakit lain seperti tingginya kadar kolesterol dalam tubuh, tingginya tekanan darah dalam tubuh. Penumpukan plak pada dinding arteri jika dibiarkan akan semakin menumpuk dan mengganggu suplai oksigen pada jantung dan organ lainnya. Makin besar penumpukan plak makin beresiko juga serangan jantung.

Gejala atau ciri ciri penyakit jantung koroner pada umumnya sama dengan penyakit jantung lainnya seperi nyeri dada, sesak, sakit kelapa, rasa sakit lainnua terjadi pada bagian tubuh seperti bahu, leher, dada, punggung dan siku. Hal ini perlu kita ketahui untuk mencegah resiko bahaya penyakit jantung koroner.

Berikut Adalah Hal Yang Menjadi Resiko Terkena Penyakit Jantung Koroner

  •  Rokok
Peroko pasif dan aktif sama beresiko terserang penyakit jantung koroner hanya saja lebi tinggi tingkat perokok aktif di bandingkan pasif, rokok selain mengandung hal yang merugikan tubuh juga sedikit demi sedikit merusak organ pernafasan paru paru serta organ vital lainnya.
  • Kolesterol
Kolesterol yang terlalu banyak mengalir dalam darah dapat menyebabkan penyakit jantung koroner. Jenis kolesterol jahat lah yang membuat risiko jantung koroner kian besar. Karena penyakit kolesterol inilah yang memiliki kecenderungan untuk menempel dan menimbun di arteri koroner.
  • Diabetes
Para penderita diabetes juga diprediksikan memiliki risiko dua kali lipat terkena penyakit jantung koroner. Hal ini karena penyakit diabetes kemungkinan memiliki lapisan pembuluh darah yang lebih tebal dari orang yang sehat. Ketebalan berlebih pada arteri koroner bisa menyebabkan tidak lancarnya aliran darah.
  • Terjadinya pembekuan darah
Pembekuan darah atau trombosis yang terjadi pada arteri koroner akan memblokir suplai darah menuju jantung. Pembekuan darah di arteri koroner biasanya terjadi di lokasi yang sama dengan aterosklerosis. Karena pembekuan darah menghalangi suplai darah ke oksigen, dengan sendirinya akan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner bagi yang mengalaminya.
  • Tingginya tekanan darah
Selain bisa menyebabkan lupuhnya semua organ tubuh penyakit hipertensi/darah tinggi juga bisa memperbesar seseorang menderita penyakit jantung koroner. Seseorang dikategorikan memiliki tekanan darah tinggi jika memiliki tekanan sistolik pada kisaran 140mmHg atau lebih, atau tekanan diastolik sekitar 90mmHg atau lebih.

Untuk meminimalkan risiko terkena penyakit jantung koroner, seseorang harus mau melakukan pola hidup sehat dan gaya hidup sehat dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi ada beberapa cara mengurangi resiko yaitu dengan olahraga rutin, diet sehat, dan berhenti merokok. Beberapa hal seperti menurunkan berat badan, menurunkan darah tinggi, dan mengatasi stres juga bisa membantu mencegah dan mengobati penyakit jantung koroner secara alami tanpa operasi sebelum terjadi.

Pengobatan Jantung Koroner Yang Alami Serta Aman Bebas Efek Samping

obat alternatif penyakit jantung koroner

Informasi Lebih Lengkap Klik Dibawah Ini

!!!! >>>> Obat Alternatif Penyakit Jantung Koroner <<<< !!!!
  
Info Lebih Lanjut bisa hubungi Customer Service Kami

No. Hp : 0852-2182-6910


Mencegah Bahaya Penyakit Jantung Koroner


Share this article with your friends

0 komentar:

Poskan Komentar